Friday, November 28, 2008
Aku jatuh cinta!
Aku jatuh cinta pada satu ekspresi lamaku: "Aku sedang menghitung bintang". Entah berapa kali aku menyembulkan ekspresi itu. Tidak terhitung! Aku hanya ingin mengatakannya secara tiba-tiba dan menikmati perasaan yang muncul darinya. Ajaib! karena seolah semua yang terlihat olehku berbicara. Cendela di sisi kiri ruang ini tak jemunya mengingatkan aku aku akan saat-saat pertamaku di Chicago. Atau aroma karpet di pintu masuk apartemenku selalu membisikkan tentang dinginnya Chicago waktu musim dingin tiba.

Ah.....jarak mimpi dan inspirasi sangatlah tipis!


Friday, November 21, 2008
Fragmen Pagi - Remah lemah sang pemimpi!
Daun-daun bergururan, bersliweran di tiup angin sebelum hinggap di atas rumput hijau. Angin pun bertiup kencang tak lelah membawa dingin Lake Michigan ke pori-pori kulitku. Aku selalu menyapa pagi bersama dedaunan kering di depan apartmentku saat musim gugur tiba. Aku takkan lelah mengintip sinar mentari di balik pohon-pohon tak berdaun atau menatap awan tipis di balik raksasa bangunan. Aku suka bisiknya yang terngiang di telingaku “kepada sang pecinta pagi”.

Tapi itu dulu!

Pagi ini refren lama tak begegas kembali. Kutatap daun-daun kering dari balik candela kamarku. Tak ada lagi angin sepoi selain kembara sang dingin di luar sana. Kulihat sang mentari bersinar angkuh. Tak ada lagi awan tipis hanya biru langit yang maha luas. Tak lagi kudengar bisik sang pagi selain pahatan kata-kata di balik bangunan raksasa “kepada sang penanti senja”.

Inikah kekinian dari keberlaluanku?


Saturday, November 15, 2008
Janjiku
Janjiku pada sembilu goresan luka
juga sapaku pada kubangan gelisah
pekikmu takkan gentarkan aku
tuk sesapi setiap iota getarnya

akan kunanti janjimu hai sang masa
yang telah memajangku dalam pelik tak berkesudahan
akan kutunggu janjimu hai sang niscaya
yang telah kuburkan aku dalam absolut tak bernyawa

janji tak lusuh kugenggam
asa tak kusut kukejar

(beginikahrasanyamenjadimanusia?)


Friday, November 14, 2008
Mimpi
entah mengapa aku tak mau kembali
pada mimpi lampau yang sempat hidupkan asaku
keberlaluan tak lagi berpendar
dan kekinian menjadi nisbi

mungkinkah mimpi adalah kaca benggala?
gambaran maya sang pemimpi?

(Tuhan kembalikan mimpi-mimpiku)


Monday, November 10, 2008
Imagi semu
kuhalau imagi semu ini
dari bilik peraduannya
lalu jauh kubawa pergi
ke ujung nirwana

mungkinkah senyap akan panggil engkau kembali?


Sunday, November 09, 2008
Sang pagi dan hujan!
hai sang pagi yang tak lagi kurindukan
yang telah ingkari janjinya
yang tak lagi lambungkan mimpi sang tuan

hai sang hujan yang tak lagi kunantikan
yang telah berdusta
yang tak lagi sejukkan kembara sang tuan

lihatlah!
aku berdiri di sini!

(dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu ya Tuhan)