Tuesday, September 30, 2008
lusuh berdebutergantung di pojok kamarku
oh...engkaulah saksi bisu
ziarahku yang tak bertepi
(oh jubah putihku aku berjanji tak kan menyia-nyiakanmu kembali)
Monday, September 29, 2008
Kapan aku memanggilmu kembali? Bukan pada gegap siang atau gelap sang malam
tapi pada gemerlap sang pagi
ketika baju zirah sang hari berganti
yah aku panggil engkau kembali
dalam daras zabur pagi ini
dalam kumandang madah pagi
“betapa mulia namamu di seluruh bumi”
Tuesday, September 23, 2008
Hari ini terasa beda. Aku mendapati diriku bermimpi dan mimpiku selalu sama: terbang di angkasa seperti burung. Aku terbang di awan, tubuhku terasa ringan terbang ke sana ke mari di udara. Sejenak aku berpikir. Inikah mimpi? Apakah aku sedang bermimpi? Ah....tidak! Aku tidak sedang bermimpi! Aku pun berteriak "Tidak! Aku tidak sedang bermimpi liat aku bisa terbang!". Yah aku bisa terbang!
Aneh akhirnya aku sadar dalam mimpiku kalau aku sedang bermimpi. Aku menyesal mengapa ini hanya dalam mimpi. Namun aku tidak bisa kembali ke kenyataan, aku ada di antara dua dunia: dunia mimpi dan dunia nyata! "Aku ingin kembali ke alam nyata dan perjuanganku membuatku lelah!
Aku berjanji untuk tidak bermimpi lagi!
Thursday, September 04, 2008
Dering yang berlalu
Tinggalkan pesan tegas tak berbelit
Aku datang dengan seribu pesan
Mungkinkah kehadiran ini membawa makna?
Pikirku berkelana ke ujung langkah yang goyah
Menebarkan segala kerinduan yang tak berbatas
Melepas kepenatan sang siang
Tak pernah aku sebebas ini!
Wednesday, September 03, 2008
Maafkan asa yang tak usai
Berlumur hasrat yang terkulai
Aku berhenti mengejar sang pagi
Lelahku tak tertahankan lagi
Aku ingin melihatmu kembali
Di atas mesbah sang khalik
Lantunkan kata dan nazar penuh makna
dalam balutan jubah putih
di atas mezbah ini
Aku ingin engkau kembali
Kepada Dia yang kau abdi
Bersaksi tentang kasihNya yang tak terbatas
(Terima kasih Tuhan... janjiMu seperti fajar pagi hari)