Sunday, April 27, 2008
Nonton Bola!
Satu hal yang kurindu saat ini yaitu nonton Bola. Dulu waktu aku masih di Jakarta setiap ada pertandingan bola aku tidak pernah absen nonton. Aku suka liga Itali, Champion dan Piala Dunia. Meskipun jadual pertandingan selalu larut malam, aku menyempatkan diri bangun dan nongkrong di depan TV. Beberapa temanku melakukan yang sama. Klub kesayanganku Juventus. Biasanya Minggu malam setelah makan malam kita akan ramai-ramai duduk di depan TV nonton Liga Itali. Setiap orang punya tim keyasangan masing-masing. Kalau tidak salah pendukung Juventus hanya 3 orang Madya sekarang di Itali, Wawan di Taiwan dan aku di US. Yang lain ehm.....Milan didukung setidaknya oleh 4 orang: Agung, Ignas, Roni dan Minus. Pendukung setia AS Roma ada dua orang Nyoman dan Hebry, Fiorentina didukung oleh Marsel, Inter Milan oleh P. Geremia. Tidak jarang dalam dukung-mendukung ini terjadi adu urat syaraf......ha...ha....apalagi kalau tim kesayangan lagi main. Mendadak penonton menjadi komentor ulung. Sayangnya banyak orang yang sentimen sama Juventus, misalnya saja ketika Juve menang selalu ada yang curiga bahwa la vecchia signora dibantu oleh wasit. Untuk level Piala Champion kesebelasanku tidak berubah tetap Juve. Nama-nama seperti Nedved, DelPiero, Zambrotta, Camoranesi, Buffon, Thuram adalah jaminan untuk menang. Konon yang membuat Juve menang bukan hanya kemapuan individu para pemainnya tapi juga identitas yang melekat ketika para pemainnya mengenakan seragam Juve. Seperti ada roh yang menyusup bila pemain memakai seragam khas Juve. Dengan memperoleh Scudetto terbanyak di Liga Itali tentu membuat bangga setiap pemainnya, mungkin itu penjelasan rasionalnya. Mental juara selalu terbawa di lapangan hijau.
Hal kedua yang menarik adalah kosa kata di sepak bola seperti : menjebol gawang sebagai padanan "mencetak gol", menggempur gawang = menyerang tiada henti, kotak terlarang = kotak pinalti dan masih banyak lagi. Kosa kata demikian membuatku tertawa kadang-kadang, ternyata peminat Bola nih sangat kreatif menciptakan kata-kata baru. Itu hanya contoh bagaimana Sepak Bola telah menjadi "agama" baru.

Kapan nonton Bola lagi nih?


Friday, April 25, 2008
Sahabat Sejati!
Adakah sahabat sejati? Bagiku ada! Aku punya beberapa sahabat sejati, sahabat yang setia dalam suka dan duka, tempat aku bercerita tentang apa saja dari yang remeh temeh sampai serius. Bagiku teman sejati adalah mereka yang mau mendengar sekaligus mau membagi cerita, mereka yang tulus, tanpa pamrih dan percaya akan arti kehidupan bersama.
Berteman secara dewasa bukan berarti menghindari konflik. Konflik adalah bumbu dalam persahabatan. Ia tidak usah diciptakan dan akan datang dengan sendirinya karena kelemahan-kelemahan kita. Tapi ikatan yang kuat tidak akan goyah oleh konflik karena pengampunan lebih besar dari pada dendam. Maka yang terpenting dalam persahabatan adalah kemampuan kita bangkit keluar dari ego kita sendiri dan mulai berpikir tentang orang lain. Aku menyakini bahwa pengenalan diriku akan menjadi lebih baik ketika kita mengenal orang lain lebih dalam. Mereka adalah cerminan diri kita. Loyalitas, pengampunan, confidentialias dan penerimaan diri adalah mutlak bagi mereka yang mau membangun persahabatan.

Terima kasih Tuhan atas sahabat-sahabat sejati!


Wednesday, April 23, 2008
ULTAH
Ulang tahun selalu menjadi saat refleksi buatku. Biasanya aku akan mencari waktu khusus untuk merenung dan berefleksi tentang perjalanan hidupku, bersyukur atas waktu yang telah berlalu dan mohon berkat untuk masa yang akan datang. Aku mengucap syukur kepada Tuhan yang selalu baik terhadapku. Terima kasih Tuhan atas kehidupan, panggilan, atas orang-orang yang mencintaiku: orang tua, teman-teman dan komunitas yang mendukung setiap langkah hidupku.

Ini ultah aku yang ke 4 di Amrik dan selalu mengesan menyaksikan teman-teman berkumpul, bernyanyi dan berbagi kisah. Aku punya acara tersendiri di komunitas dengan doa bersama, makan bersama dan merayakan misteri kejadianku bersama. Mereka mempersiapkan kue dan hadiah khusus buat aku. Kali ini aku dapet USB 4 gigas dan tas untuk breviary. Biasanya hadiah disesuaikan dengan interest orang yang bersangkutan. Aku suka komputer jadi dapet flash drive. Setelah makan istimewa dengan wine, aku didaulat untuk share pesan-kesan. "Aku selalu bersyukur atas orang-orang di sekitarku, mereka adalah berkat dan hadiah istimewa bagiku". Waktu doa pagi dan sore teman-temanku tiada hentinya berdoa untuk aku! Thank you my friends! God Bless You!


Setelah perayaan di rumah kita diundang ke Apartemen Merah markasnya anak IIT (Illinois Institut of Technology) di sana ada Krisna, Mike, Siska, Livia, Eddy dan Ellen. Aku sendiri ke sana setelah pulang dari main badminton bersama Rm.Tarsis dan P. Thomas Kho. Dari apartemen merah kita menuju ke apartemen Lisa. Yah....aku sama Lisa lahir ditanggal yang sama jadi dirayain sama-sama. Anak-anak Apartemen merah ini memang markasnya orang-orang kreatif dan selalu menjadi tempat berkoalisi untuk ngerjain orang. Ini bunyi kartu ulatah dari salah seorang temanku:

A birthday is a special time…

A birthday is the first day of another lovely year…

A year of new tomorrows that are shining bright and clear…

A year of possibilities as endless as the day…

A chance to meet challengers in every condition…

A year of true contentment to be found in special things

Like sunshine, laughter, caring friends and fond remembering…

A year to fill with joys and dreams to last a lifetime through…

"My sould proclaims the greatness of the Lord!


Tuesday, April 22, 2008
SOLILOKUI!

Saat yang kunanti adalah saat aku kembali kebermulaan saat mengagumi misteri kejadianku. Tidak terasa waktu berlalu dan aku pun larut dalam keberlaluan itu. Ada saat-saat mencengangkan ketika kejutan-kejutan terjadi bak rentetan skenario tak bertuan. Ada saat-saat sendu ketika peristiwa-peristiwa berlalu lepas dari pemaknaan. Semuanya berbaur dalam ketegangan abadi. Inilah seni hidup ketika aku berdiri tegak di antara realitas paradoksal.

Saat-saat seperti ini aku ingat kembali akan sebuah mimpi. Mimpi akan sebuah hidup dalam kebermaknaan di mana sengsara lenyap dan surga menjadi nyata. Aku suka bermimpi akan Dia yang datang dalam segala kebesaran-Nya dan menghapuskan segala derita dunia. Dia hadir dalam cakap solilokui, dalam bisik lembut! “Engkau akan menjadi duta-KU”. Pikirku mengembara ke kisah sang Krisna dalam Bagavad Gita “Mungkinkah engkau mengutusku sebagai duta untuk meyakinkan bahwa dunia adalah tempat berpentas? Atau menyakinkan sang Arjuna tentang dharma?” IA tidak pernah menjawabnya!

Saat-saat seperti ini aku ingat kembali kategori pikirku tempat aku memasukkan persepsi dan pemahamanku. Ibarat bejana disanalah aku mengurung Dia, Dia yang selalu lepas dari pikirku. Aku sempat meragukan-Mu, sempat berpikir membuang-Mu dan menggantikannya dengan Marxisme. Yah aku lelah ! Engkau telah membuatku lelah dan saat itulah aku temukan Engkau jauh melampaui kategori pikirku. EUREKA ! Engkau ADA !

Saat-saat seperti ini aku ingat kembali akam misteri kejadianku saat Kau adakan aku dari ketiadaan !

Terima kasih TUHAN !



Wednesday, April 16, 2008
sibukl agi nih!
Menjelang akhir bulan dan akhir semestr aku akan asangat sibuk menyelesaikan banyak tugas kuliah. Semester ini aku punya tiga kuliah yang cukup menyita banyak waktu. Waktu baca, waktu nulis dan waktu ngomong. Tapi aku bersyukur aku jadi banyak belajar tentang berbagai metode penulisan dan presentasi. Inilah yang menguntungkan kuliah dengan cara seminar, lebih banyak berdiskusi dalam kelompok. Di antara tiga mata kuliah yang paling susah adalah Bahasa Yunani. bahasa malaikat yang satu ini hanya bisa dipelajari melalui dua cara unik: ngapalin sampai bengkak kemudian cerdik dalam menebak......ha...ha...ha. Untuk ngapalin aku paling susah tapi untuk nebak (tapi bukan sekadar nebak lho?) aku jagonya. Dulu aku pernah termakan sugesti minum ginko biloba biar ingatannya cemerlang. Hasilnya cuman tambah PD tapi yang diingat nggak keluar juga....ha...ha...ha. Akhirnya yang menolong aku adalah jurus lama dari guruku waktu SMP yaitu yang disebut "jembatan keledai". Caranya dengan membuat singkatan2 atau padanan unik yang mudah diingat (Wah ada ratusan contoh tapi blog ini nggak punya karakter Yunani.....kata "listen" Yunaninya "akuo" indonya "dengar" untuk ngapalinnya ingat aja lagu "aku dengar bisikan suaramu......"). That sounds greek to me!

Cara belajar cepat juga dituntut. Aku sudah menemukan cara itu. Pertama, simpan seluruh materi online dalam USB, hisap semuanya dan kategorikan berdasarkan panjang halaman. Baca silabus secara keseluruhan dan temukan general idea dari mata kuliah, kira-kira ke mana arah mata kuliah ini. Dari judul dan materi tiap minggunya bisa diidentifikasi bahwa rata-rata mata kulaih punya tiga aspek dasar: teori (foundation), sejarah dan aplikasi. Nah kalau udah kepegang biasanya ide paper akhir udah ada di kepala bahkan sebelum profesornya ngasih tugas. Kedua, ambil kuliah yang agak mirip-mirip sehingga kerjanya ngirit, sambil menyelam minum air. Semester ini aku ambil John in Greek text sama biblical methods. Ehm....keduanya bersimbiosi mutualisme. Dari John in Greek text aku dapet material untuk biblical method yaitu identifikasi bahasa asli Kitab Suci, sementara dari Biblical Methods aku dapet metodenya yang bisa saya apliaksikan untuk tugas akhir. Kalau begini kerjanya bisa barengan!
Ketiga, bikin ringkasan bacaan setiap minggunya satu halaman. Nggak perlu detail yang penting ketemu intinya, di simpan dan digunakan untuk catatan kaki waktu nulis paper. Dosen biasanya senang kalau kata-katanya diingat apalagi muncul di introduction sebuah paper.
Cara-cara yang lain tentu masih ada hanya nggak bisa ditulis semuanya....ha...ha. Dengan metode seperti itu aku juga tetap sibuk tapi sibuknya "bermakna" bukan sibuk karena nggak ada ide. Hasilnya...alhamdulilah semua nilai masterku A semua (sombong nih....). OK deh selamat bersibuk ria sambil sambut Spring!


Tuesday, April 08, 2008
Secangkir kopi pagi ini
Secangkir kopi pagi ini
tak lagi sapa hadirku
tak lagi usir sang kantuk yang menyeruak
lenyap di ujung sendawa

Secangkir kopi pagi ini
ingatkan malam yang tak lagi bersahabat
membentang tak bertepi
kurung aku di hulu sang mimpi

Secangkir kopi pagi ini
tak lagi singkap sang samar
hadir dalam bayang lama
sapa dalam bayang maya


sementara aku berdiri termangu menunggu janji sang pagi!