Il giorno dopo natale, io sono impegnato con la ritirata. Mi rendo conto che il tempo passa veloce. Nuovo anno è vicino. Ho bisogno di mettere in pausa per un po 'e riflettere su ciò che ho fatto finora. Sono stato impegnato con la mia attività. Io non addirittura contare quanto tempo mi passano per la riflessione. Vorrei rendere grazie al Signore per la sua meravigliosa opere, per il suo orientamento e benedizioni nella mia vita!
Wednesday, December 26, 2007
Ero stanco così ho fatto tante cose oggi. Sono andato all'aeroporto per prendere Tyas da Kentucky. Tyas è un mio amico che è in vacanza. L'anno scorso è andata bene. L'anno scorso si è andato anche qui. Lei godrà di Chicago con il suo stretto amico Lisa. Il tempo è stato buono, anche se in realtà po 'più fredda. Poi siamo andati a casa di Eddy, per celebrare il compleanno di Dimitri. Dimitri è di un anno di età di oggi.
Domani avrò un ritiro con la mia comunità. Si tratta di un ritiro annuale per noi. Mi preparo me stesso e che ne hanno bisogno.
Caro amico, ti vedono nel nuovo anno 2008. Preghiamo l'uno per l'altro!
Tuesday, December 25, 2007
Buon Natale e Felice Anno Nuovo 2008. Questo è un nuovo inizio della nostra fede di credere in Gesù Cristo, nostro salvatore. Ho celebrato il Natale in St. Therese China Town. E 'stata grande festa. In primo luogo, vi è stata una cucina competition. Sono stati tre gruppi che hanno gareggiato in questo evento. Essi hanno anche nella preparazione dei cibi. Sono davvero ammirato il terzo gruppo, quattro giovani uomini uniti per cucinare. Hanno perso, ma come ci ha dimostrato di essere persone buone. Dopo aver mangiato insieme avevamo la santa messa. "It was a nice mass" con un buon cori.
Come ho detto mi manca la mia celebrazione, in Indonesia. Ho usato molto di avere una festa per natale. Sono stato in comunità con tanti amici. Abbiamo preparato la celebrazione insieme. La mia preghiera di oggi:
"Dio vi ringrazio per essere qui con noi nelle nostre vite. Essere sempre con noi. Ci accompagnano nel nostro cammino e non andiamo perdizione. Tu sei il mio Dio, ora e sempre."
Wednesday, December 19, 2007
Hari menjelang Natal seperti ini selalu mengingatkan aku akan kehidupanku di Jakarta empat tahun yang lalu ketika aku menjadi mahasiswa Filsafat. Aku ingat pasti saat-saat seperti ini menjadi masa-masa kritis menyiapkan ujian akhir semester. Suasana sedemikian mencekam, sepi seolah-olah terhipnotis oleh persiapan ujian. Pintu-pintu kamar tertutup rapat, sunyi senyap karena semua bertapa berhadap-hadapan dengan setumpuk diktat dan catatan. Kita serius dalam belajar, IP minimum 3,00 kalau mau hidupnya tenang. Ruang komputer dan perpustakaan adalah tempat favorit untuk belajar dengan alasan tunggal: AC nyala terus. Kalau tidak salah 22 Desember adalah hari terakhir Ujian, semua menjadi terang dan menyenangkan ketika tiba hari terakhir ujian. Sesaat kemudian kita sibuk dengan pembuatan kandang Natal, menghias ruang tamu, kapel dan ruang makan. Wow......semua bekerja, semua gembira karena satu alasan: Sang Emmanuel masih setia bersama kita. Tanggal 24 sore adalah hari bersejarah dalam komunitas cempaka putih. Setiap orang punya rencana heboh dengan kelompoknya masing-masing. Kita bisa merayakan Natal di tempat kita suka. Malam Natal semua bergembira, lagu-lagu Natal mengalun ke segala penjuru. Kita berpelukan, saling mengucapkan selamat Natal. Telpon berdering setiap saat "Selamat Natal Fraaaaaaaat.....!" Ehm...."Selamat Natal Juga". Kehebohan belum berakhir malam harinya semua ada di rumah dengan makanan istimewa, dengan acara istimewa: Kuis, lomba-lomba, nyanyi dan senda gurau.
Kini aku di sini ribuan mil jauhnya! Ada white Christmas, lagu Frank Sinatra pun mengalun lembut......
BTW......christmas is about celebration of life: Immanuel-God is with us! Merry Christmas and Happy New Year!
Tuesday, December 18, 2007
Sudah seminggu ini cuaca di Chicago sangat tidak mendukung. Wow...sangat dingin. Dalam seminggu ini saja dua kali turun salju yang hampir membuat jalan-jalan menjadi licin dan macet. Semalam aku ke gym naik mobil karena dingin banget, jalanan licin dan hampir saja aku nabrak mobil di belakangku waktu mencoba mundur. Di gym aku berhasil memparkir mobil tapi kemudian aku kesulitan keluar dari tempat parkir karena licin banget. Syukur mobil dibelakangku cepat pergi sehingga aku punya ruang untuk back up. Salju sekitar 20 cm. Beda banget sama tahun lalu yang tidak ada salju selama bulan Desember. AKu berharap minggu-minggu ini salju akan lenyap, sehingga aku bisa keluar menikmati alam. Yah sudah cukup lama aku duduk, berpikir, ngetik, doa semua hanya berputa dari kamar, dapur, kapel dan perpustakaan. Paper bear-benar membuatku sibuk.Saatnya aku ambil gitar bernyanyi, terutama lagu Natal.
Monday, December 10, 2007
Kurindu untuk menyusur Michigan Avenue bersamamu tuk temani Sang Dingin yang membelai wajah....
Sampaikan salam rinduku pada Sang Dingin.......(ADHA)
Aha....memory itu nggak akan luntur kawan, ketika kita menjadi diri kita yang sebenarnya. Kehidupan sang peri tetaplah maya, dan kita tidak mau terjebak di dalammnya wow.....
Ehm...Michigan Avenue, Girardelli, ehm..jangan lupa Dao restaurant juga Intra Mural gym. Mereka hanyalah saksi-saksi bisu akan percakapan kita tentang Tuhan dan manusia.
Hari ini aku mengikut jejak lamamu kawan, mencoba menelusuri kembali kekinian nyata!
(ehm......gimana dengan Kemang dan blok M? Salamku buat sang Malam!)
Sampaikan salam rinduku pada Sang Dingin.......(ADHA)
Aha....memory itu nggak akan luntur kawan, ketika kita menjadi diri kita yang sebenarnya. Kehidupan sang peri tetaplah maya, dan kita tidak mau terjebak di dalammnya wow.....
Ehm...Michigan Avenue, Girardelli, ehm..jangan lupa Dao restaurant juga Intra Mural gym. Mereka hanyalah saksi-saksi bisu akan percakapan kita tentang Tuhan dan manusia.
Hari ini aku mengikut jejak lamamu kawan, mencoba menelusuri kembali kekinian nyata!
(ehm......gimana dengan Kemang dan blok M? Salamku buat sang Malam!)
Saturday, December 01, 2007
Walah....minggu-minggu ini akan menjadi sangat sibuk bagiku untuk menyelesaikan tugas akhir. Aku punya dua tugas akhir untuk program master, satu tentang Islam dan satunya tentang Injil Mateus. Yang satu harus bergulat dengan text-text dalam Al-Quran, yang satunya dengan text-text dalam bahasa Yunani. Sayang aku tidak bisa bahasa Arab (ada rencana belajar sih)so akhirnya aku hanya menggunakan sumber kedua (terjemahan)dari Muhammad Asad. Internet sangat membantu terutama ada terjemahan online sehingga tinggak copy paste aja. Salah satu keistimewaan studi di Amrik adalah melimpahnya sumber...wow. Bayangin aja untuk sebuah paper aku bisa punya akses hampir ke semua universitas di Chicago. Buku Cak Nur saja ada di sini. Jadi sepertinya aku masuk ke dalam lautan ilmu, berenang di dalamnya dan mencoba menikmatinya. Wow....keren kelihatannya tapi semakin banyak ikan dilautan semakin bingung ikan mana yang bisa ditangkap. Itulah kecenderungan aku....he..he....


