Sunday, October 22, 2006
SELAMAT LEBARAN!
Setiap lebaran selalu menjadi momen istimewa bagiku. Waktu kecil aku selalu merayakannya dengan suka cita! Aku kangen banget ingin pulang ke rumah berkumpul kembali bersama keluarga di Hari Lebaran. Ehm...sudah berapa tahun ya nggak lebaran di rumah? Sepuluh tahun! Aku ingat waktu kecil, lebaran selalu menjadi momen kebersamaan untuk saling memaafkan satu sama lain. Berkunjung ke rumah eyang dan tetangga sambil menunggu angpao. Kantong penuh uang, semua gembira, semua merayakannya. Semalaman pujian Sang Kalik "Allahu Akbar- Allah Mahabesar" menggema di seluruh pelosok negeri. Hari kemenangan telah tiba! Aku ingin kembali mengenang masa-masa kebersamaan bersama orang tua, kakak dan saudara, tapi kapan? Mungkinkah semuanya hanya mimpi belaka?
Hari ini aku putuskan membeli banyak kartu telpon. Aku mau telpon ke Indo ngucapin "met Lebaran" kepada mereka yang merayakannya. Chicago-Wonogiri nih ceritanya! Nggak kebayang bener jarak setengah dunia kutempuh. Aku mau mendengar suara Bapak yang berat penuh wibawa atau suara Ibu yang lembut penuh kasih. Trus ke suara Mas Mur yang renyah penuh tawa atau Mbak Prapti datar tapi menyapa. Ehm....pasti mereka seneng banget. Lebaran kali ini seperti tahun yang lalu akan berlalu begitu saja. Aku hanya berdoa semoga semua orang yang sedang berkumpul di sana diberkati Tuhan!
SELAMAT LEBARAN!


Monday, October 16, 2006
nothing special
It's quite weird! It has been very cold for a couple of days and it really tortures me. The weather is unpredictable and I have no idea at all why it happens. Fortunately my lovely heater is on the whole day so just stay in my room with a cup of coffee and some readings. That's it. This morning I had a Greek test. Ehm.....it sounds Greek to me. Anyway the test itself wasn't difficult but again my careless in small thing just makes me crazy. I was ready enough to do it but I realized in the last minutes that actulay there were so many traps in the test. The first and the second test I did really well and the key was to be careful in every single word I write down. This coming week I will be participating in an augural week for the new building. So I am invited to register what kind of activities I am going to take. There are so many activites such as Talk Show, Movie, Workshop. It is going to be a great day for me.


Saturday, October 14, 2006
Chinese Restaurant!

Ehm...video from last year when we were eating in the Chinese Restaurant in China Town.


Wednesday, October 11, 2006
tanggapan untuk hamba allah

Hanya Allah...Tuhanmu... dan Tuhan segala macam alam.Allah yang
menciptakanmu ketika engkau dalam ketiadaan.Allahlah. Yang tak mampu kau
melihatnya dalam kasat matamu.Hanya dnegan hatimu.Bukan Yesus!Bukan
Muhammad!Bukan pula yang lain.Yesus adalh utusan-NyaBegitu pula Muhammad.Kalau
kebenaran itu telah menyapamu. kenapa tak kau terima itu ?LAILAAHAILALLAH
MUHAMMADARROSUULULLAH!!!
(from Hamba Allah)- dikutip dari komentar atas "Berhala"

Kutipan di atas adalah tanggapan tentang tulisanku tentang "berhala". Sayang ia tidak mencatumkan nama sehingga saya tidak tahu kepada siapa tulisan ini ditujukan. Poin pertama saya setuju bahwa Tuhan adalah transenden, tidak seorang pun bisa melihat Tuhan dalam kasat mata. Tetapi "Tuhan yang transenden" bukanlah menjadi alasan untuk tidak membicarakan atau mendiskusikannya. Kita adalah makhluk yang berakal budi. Akal budi jelas merupakan "hal" yang membedakan kita dengan ciptaan Tuhan yang lain. Tidak menggunakan akal budi secara maksimal berarti melanggar kodrat kita sendiri karena berpikir adalah kodrat manusia. Karena itu tidak ada pertentangan antara akal dan iman. Jelas akal kita terbatas pada titik tertentu. Pencarian kita akan Tuhan akan berakhir pada kepasrahan diri bahwa Tuhan adalah transenden. Kalau Tuhan bisa kita pahami sepenuhnya maka ia bukan Tuhan lagi melainkan hasil pikiran kita sendiri. Proses pencarian yang kadang menggelisahkan ini perlu dilalui kalau kita mau tahu apa arti "beriman pada Allah yang benar". Dalam level inilah keimanan kita teruji dan dimurnikan. Kalau proses ini tidak terjadi maka ada bahaya kita kehilangan unsur pembebasan dari iman kita dengan kata lain kita seolah mengamini Marx yang mengatakan agama adalah candu masyarakat. Cukupkah kita mengatakan "Tuhan itu transenden di tengah ketidakadilan, teror dan kekerasan di masyarakat kita tanpa lebih dalam melihat permasalahan lebih dalam? Saya melihat kontradiksi pada mereka yang melakukan kekerasan atas nama agama. Tidak mungkin Tuhan menghendaki kekerasan.

Poin kedua lebih pada perspektif yang berbeda. Saya dari kalangan kristiani yang sudah pasti mengakui Yesus sebagai Tuhan. Dalam hal ini kita tidak bisa membandingkan Muhammad dengan Yesus. Karena dalam perspektif Kristen Yesus adalah logos, the word of God, wahyu dari Allah sendiri. Yesus harus disejajarkan dengan Al Qur'an yang merupakan wahyu Allah dari perspektif Muslim. Kita hanya bisa membandingkan dua hal yang selevel.

thanks!



Tuesday, October 03, 2006
It sounds Greek to me
It sounds Greek to me. That's the expression to show how difficult Greek is. And it is difficult. I learn Greek from zero. It has been for three weeks I engage with this kind of language and amazingly I finished the whole paradigms of noun. Fourteen chapters in three weeks...ehm. It is interesting to learn the original language of the Bible. Especially when I am able to read little bit, to show the case, number, gender, lexical form, and inflected meaning. It is not too bad actually since I used to learn Latin. The difference is the alphabet and the accent. Totally complicated! Anyway the show must go on.