Pertama-tama terima kasih buat Fannie, anak UI teman di dunia maya yang telah melemparkan book baton ini pada saya (nih anak kasih PR berat!). Ini merupakan postingan paling susah yang pernah saya tulis. Biasanya buka Blog dan langsung nulis di depan komputer. Kali ini perlu penelitian lebih lanjut, setidak-tidaknya mengingat kembali buku-buku di rak kamar saya. Sayangnya postingan ini saya buat di tempat yang jauh dari kamar saya di lantai 4 apartement di Chicago. Syukurlah saya masih ingat buku-buku saya di Indonesia dan di USA. Di Indo buku-buku kesayangan saya ketika kuliah telah terpak dengan rapi dan telah terkirim ke kampung halaman. Kebanyakan buku saya bertema Filsafat, Teologi dan Sosiologi. Sebagian lagi bertema Keislaman Indonesia karya Ahmad Wahib, Cak Nur, Buddhi Munawar-Rahman dan buku-buku terjemahan dari penerbit Mizan. Saya menyukai Filsafat dan Sosiologi Agama. 60% buku saya bertema filsafat mulai dari Sejarah Filsafat Barat Kuno karya K. Bertens sampai buku-buku yang susah dicerna seperti Phenomenology of Perception karya Maurice Merleau-Ponty. Di ranah Teologi ada Rancang Bangun Teologi karya Robert Schreiter, masterpiece-nya David Bosh, Transforming Mission. Buku-buku sosiologi ada buku klasik Max Weber, The Protestan Ethic and Spirit of Capitalism (ini salah satu buku "keramat" favorit saya), ada The Social Construction of Reality: A Treatise its the Sociology of Knowledge karya Peter Berger dan Thomas Luckman, dan yang terbaru kaya Jose Casanova Public Religions in the Modern World. Buku-buku itu ada yang asli dan ada yang kopian. Di sana tersusun rapi ratusan buku dari yang tipis sampai yang tebal banget. Tapi rupanya banyak temen di rumah tidak berniat membaca buku-buku yang asing bagi orang kebanyakan. Rupanya Filsafat di Indonesia masih dianggap sebagai ilmu tanpa faedah dan susah dicerna. Saya juga menyukai buku-buku sastra yang kebanyakan kumpulan cerpen Kompas. Itulah gambaran singkat tentang buku saya.
1. Jumlah Buku yang saya punya
Saya tidak pernah menghitung jumlah buku saya tetapi saya ingat hampir semua buku yang saya punya.
2. Buku yang terakhir saya beli.
Kebetulan saya diberi gift card di Border Book Store jadi seminggu lalu saya beli empat buku semuanya bertema spiritualitas.
Dare to Journey with Henry Nouwen karya Charles Ringma
101 Things Everyone Should Know about Catholicism karya Helen Keller et all..
Finding My Way Home karya Henri J.M Nouwen
Turn My Mourning Into Dancing karya Henri Nouwen
Ada 2 Novel lagi pemberian Mbak Indah seorang interpreter alumni UI yang sedang bekerja di Voice of America:
Away From You karya Melanie Finn
The Red Hot Empres, an Annie Szabo Mystery karya Meredith Blevins.
3. Buku yang sedang saya baca
Saat ini saya sedang memfokuskan diri pada satu buku berjudul The Power of Now, a guide to spiritual enlightenment, karya Eckhart Tolle. Buku ini bersifat universal artinya untuk siapa saja, merupakan sintesis ajaran-ajaran bijaksana bagi mereka yang punya interest pada spiritual consiousness untuk kultivasi diri terutama menghadapi dunia yang semakin choatic ini.
4. Lima buku yang berarti bagi saya (kalau disuruh lima ya susah milihnya)
1. Pemikiran Karl Marx karya Magnis Suseno. Buku ini mengulas tuntas karya pemikiran Marx yang sering disalah mengerti itu. Menarik karena buku ini pernah dibakar FPI sebelum mereka membaca isinya.
2. The Protestan Ethic and Spirit of Capitalism karya Max Weber. Buku ini termasuk tua dan wajib dibaca mereka yang ingin belajar tentang sosiologi agama. Berisi tentang analisa sosial kapitalisme. Menurut Weber asketisme calvinis menyumbang lahirnya kapitalisme tetapi berakhir pada proses sekularisasi dalam the iron cage of capitalism. Kapitalisme melupakan apa yang telah melahirkannya, inilah yang patut ditangisi.
3. Dare to Journey with Henri Nouwen karya Charles Ringma. Buku ini berisi tentang kebijaksanaan tentang kehidupan keseharian seperti arti kesepian, persahabatan, penderitaan. Cukup ringan dibaca tapi bermanfaat.
4. The Power of Now karya Eckhart Tolle. Buku ini lumayan berat namun excellent. Ada pengandaian-pengandaian filsafat dan teologi yang diperlukan sebelum membacanya. You are here to enable the divine purpose of the universe to unfold. That is how important you are.
5. Terakhir semua buku karya Henri Mouwen yang membawa inspirasi hidup bagi diri saya.
Terakhir yang akan saya berikan book baton ini adalah:
Kelimanya adalah perempuan yang suka membaca!